- You can erase someone from your mind. Getting them out of your heart is another story -
Setelah sekian lama mencari film ini, akhirnya kesampaian juga nonton film yang berjudul :
Eternal Sunshine of The Spotless Mind

Menurutku film ini bagus banget... Bercerita tentang sepasang cewek dan cowok yang pacaran, kemudian putus. Setelah kejadian putus itu, si cewek memutuskan untuk menghapus semua ingatan tentang mantannya. Ketika si cowok tahu, dia merasa tersinggung dan marah. karena emosinya akhirnya dia juga memutuskan untuk menghapus semua ingatan tentang ceweknya. balas dendam ceritanya. Anehnya, suatu saat mereka bertemu, kenalan lagi, jalan lagi, dan jatuh cinta lagi.

Yang bikin sedih, ketika proses penghapusan ingatan si cowok, dia baru menyadari ternyata dia masih sayang banget sama si cewek, dan berharap bagian-bagian terakhir ingatannya tentang si cewek masih bisa disisain untuk dikenang. Tapi ga mungkin karena kondisinya sendiri sedang tidak sadar..

Nonton film ini membuatku berpikir tentang bagaimana cara kerja otak pada manusia. Bagaimana kita bisa menyimpan hal-hal yang kita sebut dengan kenangan manis atau pengalaman pahit? Apakah analoginya seperti komputer dengan hard drivenya? kenyataannya, hal-hal buruk yang tidak ingin kita ingat pun tidak bisa dengan mudah dilupakan kan? 


Seperti di film ini, ternyata menghapus ingatan mereka tentang yang satu sama lain, tidak bisa membuat mereka kehilangan perasaan saling tertarik, chemistry yang ada. menarik sekali! it's beyond us, man has boundaries …

Dahulu kala, sewaktu hapeku heng dan harus direset, aku terpaksa harus merelakan semua isinya hilang. Setelah kejadian itu, hapeku kosong melompong. Rasanya aneh waktu itu. Tidak ada nomer telepon, tidak ada foto-foto, tidak ada lagu-lagu… aneh rasanya. Serem aja ngebayangin kalo otak manusia seperti itu. Mungkin seperti itu rasanya jadi orang yang kehilangan ingatannya ya?? Pasti sedih dan serem aja, ga ada jejak sama sekali, tidak ada masa lalu… tidak ada clue..

Well, masa lalu memang tidak selamanya bagus, tapi aku rasa kita membutuhkan masa lalu itu, baik atau buruk. karena itulah yang membentuk kita jadi pribadi yang sekarang :)

Komentar

Postingan Populer