A love named Nino

Aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Melihatnya masih sebesar kacang mente, sepulangnya kakakku dari dokter kandungan, membuatku sadar betapa makhluk ini akan tumbuh besar dan menjadi seseorang yang penting dalam hidupku. dia keponakan aku yang pertama! wow... rasanya takjub sekali. 

selama kakakku mengandung, aku tahu hampir semua yang dialaminya. berhubung kehamilannya agak sulit, maka kakak pindah ke rumah orangtua untuk sementara, dimana aku juga tinggal disana. suaminya yg bekerja di luar kota tidak memungkinkan untuk datang setiap hari. jadilah aku si seksi sibuk sie konsumsi ngidam :D setiap pulang kantor hampir selalu ada titipan. mulai dari mangga dan degan ijo yang mudah dicari, sampai ke es dawet yang ternyata susah juga dicari kalau sedang butuh. pesanannya selalu diembeli dengan "kalau tidak repot dan searah pulang ya". tapi rasanya juga tidak tega melihatnya kecewa ketika aku tidak membawakan pesanannya :)

ibuku sering menyuruhku untuk ke kamar kakakku dan mengajaknya ngobrol. ngobrol apa saja yang penting membuatnya sedikit terhibur. kadang kita membaca buku kehamilan bareng, kemudian membandingkan dengan yang dia rasakan saat itu, cocok apa tidak. kita juga berkhayal akan seperti apa dia nanti. menghitung ulang tanggal kelahirannya kapan. mencari tangal-tanggal cantik sekitar tanggal kelahirannya. aku juga bisa lihat dan merasa ketika bayinya menendang. keren! beberapa kali aku juga ikut saat kontrol ke dokter kandungan. aku sengaja minta ditunggu dan menyegerakan pulang kerja. aku bisa lihat dia saat di usg dan dokter bilang kelaminnya apa. semua itu sangat indah, amazing. Subhanallah...

sore itu tgl 28 juni 2011, aku di telpon ibuku untuk segera pulang. rupanya kakakku mulai merasakan mulas yang tidak biasa. ibuku juga menelepon suami kakakku untuk segera datang. ketika aku pulang kakakku sudah mondar mandir jalan kaki. ibuku bilang tidak perlu ke rumah sakit dulu, karena kontraksinya juga masih jarang-jarang. yang perlu untuk dijaga adalah ketika air ketuban sudah pecah, kita harus segera ke rumah sakit. malam itu aku malah sempat tidur, tapi kemudian dibangunkan karena kita harus segera ke rumah sakit. pukul 12 malam sesampainya di rumah sakit, kata suster baru bukaan empat. tapi karena posisinya sungsang, kakakku disarankan untuk operasi caesar. jujur, kami tidak siap ketika divonis harus operasi, tapi mau bagaimana lagi. suster menyuruh suami kakakku untuk membeli beberapa perlengkapan untuk operasi dan pasca operasi, seperti benang jahit, pembalut melahirkan, serta susu bayi. sementara itu kakakku sudah masuk ruang persiapan operasi. aku, ibu dan suami kakak hanya boleh menunggu di luar. kami semua sangat tegang. tidak lama kakakku didorong untuk masuk ke ruang operasi. saat itu ia masih sadar, sehingga kami sempat menenangkan dia. tidak lama menyusul ibu hamil lain masuk ke ruang operasi. rupanya malam itu ada dua operasi caesar yang akan berlangsung. wow hebat ya! dalam jangka waktu satu jam, satu rumah sakit, di suatu kecamatan, ada dua bayi yang akan lahir. betapa ramainya dunia ini :D

selang 10 menit terdengar suara tangisan bayi. kami saling bertanya, "yang nangis bayinya siapa?" tidak lama keluar suster memanggil suami kakakku. wah berarti yang nangis tadi bayinya kakakku. wah.. keponakanku sudah lahir. alhamdulillah... sungguh singkat ya prosesnya. ternyata suami kakakku dipanggil untuk mengumandangkan adzan (karena dia bayi laki-laki). tidak lama, seorang suster menggendong bayi keluar. dibelakangnya ada suami kakakku. wah berarti itu dia bayinya. langsung ku cegat dan minta izin untuk memotretnya. ini foto perdana nih, pikirku :D  

 

lucu ya. khas bayi baru lahir. wajahnya bengkak, bercak merah diseluruh wajah. tapi sepertinya dia tau kalau difoto. yang aku sesali, flash nya tidak aku off-kan, jadi dia seperti kesilauan :( tampak besar ya? padahal dia kecil sekali. beratnya saat lahir 2,9 kg, dengan panjang 49 cm. lahirnya tanggal 29 juni 2011 pukul 02.19. yep, semua mengandung angka sembilan. makanya mama dan papanya ingin namanya nino :)

karena belum ada nama yang terpilih secara mantap, untuk sementara si adek bayi dipanggil bebeb. sampai umurnya dua minggu pun, mama papanya belum memutuskan! huh aku sangat tidak setuju. terus ngapain aja mereka selama sembilan bulan tidak memikirkan nama! akhirnya namanya harus dipilih karena sehubungan dengan pengurusan akta lahir. nama yang dipilih : Athar Aqila Nino Al Kanzu. Athar itu artinya putih dan suci. Aqila itu pintar. Nino itu artiya anak laki-laki dalam bahasa spanyol (papanya penyuka bola dan mengidolakan Fernando Torres yang julukannya el Nino. aku setuju karena Torres itu ganteng, semoga nanti Nino jadi ganteng dan pintar main bola :) selain itu juga karena kelahirannya yang semua mengandung angka sembilan :) Al Kanzu adalah nama lain dari Ummul Qur'an yaitu Al Fatihah. singkatnya sih harapan mama papanya adalah kelak si bebeb menjadi anak yang pintar, selalu menjaga kesucian hatinya, dan selalu ingat akan agamanya. amin. 

nino itu bayi yang sangat spesial. dia selalu suka tersenyum. bahkan saat dicium pun dia tersenyum. nino bayi yang ramah. nino bukan bayi yang rewel. padahal banyak cerita bahwa bayi selalu bangun tengah malam dan menangis keras. nino tidak seperti itu. dia bangun dan menangis sekali di malam hari, untuk minum susu sekaligus ganti popok. sama sekali tidak rewel.


 

Komentar

Postingan Populer