BAHAGIA


Pernahkah terpikir untuk berhenti, meninggalkan semua kesibukan saat ini, kemudian pindah ke tempat baru di mana tiada seorang pun yang mengenalmu? Memulai semuanya dari awal.

Aku sering.

Kenapa?

Rasanya tidak ada alasan khusus yang mendesak, misalnya seperti menghindari debt collector 😄 atau dikejar bayangan kenangan #eaaa

Bukan, bukan karena itu.

Terkadang, ketika didera kelelahan, berbagai skenario pelarian muncul secara ajaib di kepala. Atau karena sedang kecewa dengan keadaan saat ini, sehingga ingin suasana yang benar-benar baru. 

Tapi kemudian kusadari. Bukan tempat baru yang kubutuhkan. Bukan suasana baru yang kuinginkan. Karena semua yang baru di luar diriku tidak akan berarti, jika di dalam aku masih orang yang sama.

Sesungguhnya caraku memandang masalah yang perlu diperbaiki. Bagaimana menanggapi hal-hal yang terjadi di luar kemauanku? Bagaimana menyiasati untuk tetap positif ketika hal-hal negatif menghampiri? Bagaimana tetap bahagia meski banyak orang merasa kecewa? 

Karena bahagia bukan pemberian orang lain. Bukan juga ditentukan oleh tempat, suasana, atau bahkan orang di sampingmu. Bahagia itu pilihan sikap. Sesederhana itu. 

"Mulai sekarang, berbahagialah. Tidak semua yang terjadi sesuai kenginanmu. Tapi selalu ada hal baik setiap hari. Selalu. Sekecil apapun. Pasti ada. Percayalah."

























Komentar

Posting Komentar

Jangan ragu, komen aja :)

Postingan Populer