Nikmati saja hari ini


Jatuh juga vonis dokter. Aku harus istirahat 2 hari lagi, setelah 2 hari kemarin sudah di rumah saja.

Serius, sebenarnya aku sudah sangat bosan di rumah. Tiduran sambil menonton televisi, sayang tidak ada acara yang benar-benar menarik  Lalu duduk membaca menyelesaikan bacaan-bacaan yang tertunda, bosan. Sesekali mengintip email masuk, tidak ada yang penting. Karena ini adalah hari kerja, tidak ada teman juga buat ngobrol ngalor ngidul. Ingin menulis, tapi tidak ada ide. Mau keluar -mau banget- tapi untuk jalan sedikit ke toilet saja sudah ngos-ngosan dan capek banget. Duh, beginilah derita ketika jatuh sakit.

Dan rasa bersalah itu. Rasanya tidak "ngapa-ngapain" itu membuatku merasa membuang waktu dengan sia-sia. Untuk mengurangi rasa bersalah itu, aku bahkan membuat target untuk menyelesaikan membaca 1 buku dan menonton 2 film! Kenapa? Supaya aku merasa melakukan sesuatu tanpa harus ke mana-mana. Dan sekarang aku jadi kecapekan dengan targetku sendiri. Mataku lelah, kepalaku gerah.

Temanku tertawa saat kuceritakan. "Let it go, please." katanya.
"Kamu gunakan sakit ini untuk istirahat beneran. Istirahat itu bukan membuang waktu sia-sia. Itu investasi." lanjutnya.

Ah, dia sungguh mengenalku. Dengan mengusung kata investasi, dia berhasil menarik minatku. Dasar akuntan!

"Hidup ini harus seimbang. Semua ada waktunya. Waktunya kerja ada, waktunya istirahat juga harus ada dong!."

Ada benarnya juga anak ini.

Oke, ini mungkin cuma soal mindset. Aku bisa memaksimalkan istirahatku sekarang, biar besok bisa kerja lagi dengan maksimal. Tidak perlu merasa bersalah, nikmati saja hari ini.








Komentar

Postingan Populer